STRATEGI PENGEMBANGAN LUMBUNG PANGAN DAERAH BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI KABUPATEN LAMONGAN
Kata Kunci:
ketahanan pangan daerah, lumbung pangan, komoditas unggulanAbstrak
Ketahanan pangan daerah memerlukan sistem cadangan pangan yang adaptif dan berbasis potensi lokal untuk menjamin ketersediaan pangan secara berkelanjutan. Kabupaten Lamongan memiliki potensi strategis sebagai lumbung pangan daerah berbasis komoditas unggulan pertanian dan perikanan, namun masih menghadapi tantangan berupa variasi agroekosistem, ketimpangan irigasi, perubahan iklim, serta fluktuasi produksi pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan dinamika produksi komoditas unggulan serta merumuskan strategi pengembangan lumbung pangan daerah di Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung analisis kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan pendekatan Location Quotient untuk mengidentifikasi komoditas unggulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padi tetap menjadi komoditas utama pendukung cadangan pangan daerah dengan tren produksi meningkat, sementara jagung dan kedelai mengalami penurunan produksi akibat faktor iklim dan pergeseran pola tanam. Sektor perikanan tangkap dan budidaya berkontribusi penting dalam diversifikasi cadangan pangan, meskipun produksinya bersifat fluktuatif. Pengembangan lumbung pangan daerah perlu diarahkan pada zonasi komoditas unggulan, penguatan kelembagaan pangan, serta integrasi sektor pertanian dan perikanan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Choirul Anam, Khoirul Anam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.